Penciptaan Langit dalam Al Quran

Penciptaan Langit dalam Al Quran

Ada 2 arti dari langit, ada yang berarti luar angkasa (alam semesta) dan ada yang berarti Atmosfir Bumi. Langit yang disebut dalam Al Quran kebanyakan mengacu kepada Langit yang berarti Atmosfir Bumi.

1. Langit yang berarti Luas Angkasa (alam semesta).

وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ (١٦)ه

16. dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang di langit dan Kami telah menghiasi (langit itu) bagi orang-orang yang memandang (nya), [QS. Al Ĥijr/15 : 16]

تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا (٦١)ه

61. Maha suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. [QS. Al Furqōn/25 : 61]

وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ (١)ه

1. demi langit yang mempunyai gugusan bintang, [QS. Al Burūj/85 : 1]

Baca lebih lanjut

Penciptaan Oleh Tuhan Sang Maha Pencipta tidak Bersifat Evolusi

Penciptaan Oleh Tuhan Sang Maha Pencipta tidak Bersifat Evolusi


1. الله menciptakan manusia dari tidak ada langsung menjadi ada (tidak evolusi).

قَالَ رَبِّ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلامٌ وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا وَقَدْ بَلَغْتُ مِنَ الْكِبَرِ عِتِيًّا (٨)قَالَ كَذَلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا (٩)ه

8. Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, Padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) Sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua”.
9. Tuhan berfirman: “Demikianlah”. Tuhan berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesungguhnya telah aku ciptakan kamu sebelum itu, Padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali“.
[QS. Maryam/19 : 8 – 9]

Baca lebih lanjut

Nabi Adam as adalah Manusia Pertama

Nabi Adam as adalah Manusia Pertama

1. Semua manusia yang pernah ada di muka bumi adalah keturunan Adam as.

a. الله menyebut seluruh umat manusia di muka bumi dengan sebutan Bani Adam (Keturunan Adam).
Dalam Al Quran tidak ada Informasi berapa tahun jarak antara Nabi Adam as dengan Nabi-nabi lain yang disebutkan dalam Al Quran, jadi sangatlah mungkin jarak waktu antara Nabi Adam as dengan Nabi-nabi lain memang sangatlah lama, bukan hanya selama 10-20 ribu tahun.
b. Manusia seperti kita disebut ilmuwan dengan sebutan Homo Sapiens dan berbeda dengan Homo-homo yang lain yang pernah ada.
Itu lah yang dimaksud الله dalam Al Quran dengan FirmanNya ” Kami lebihkan mereka (Bani Adam) dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan
Jadi ini artinya semua Homo Sapiens yang pernah ada di muka bumi adalah Bani Adam (Keturunan Nabi Adam as).

Baca lebih lanjut

Kisah Penciptaan Adam as dalam Al Quran

Kisah Penciptaan Adam as dalam Al Quran

1. الله berfirman akan menjadikan khalifah seorang Manusia. Malaikat menyatakan kekhawatirannya. الله berfirman “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.
2. Adam diciptakan dari bahan dasar tanah liat kering seperti tembikar dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Perkiraan :
a. الله menciptakan Adam as tidak pada sembarang tempat, tapi pada tempat khusus yang kokoh (Rahim Alam ciptaan الله )
b. Tanah liat kering seperti tembikar dari lumpur hitam yang diberi bentuk adalah Saripati Tanah yang sudah mengalami Rekayasa Genetika Teknologi الله yang menjadi bahan dasar cikal bakal makhluk Adam as.
c. Saripati tanah itu kemudian dalam Rahim Alam Ciptaan الله menjadi air mani, segumpal darah, segumpal daging, tulang belulang, dibungkus daging, jadilah manusia sempurna yang sangat berbeda dengan bentuk awal yang berupa saripati tanah.

Baca lebih lanjut